Sabtu, 22 Oktober 2011

WIRELESS

Sistem wireless mulai populer. Hal ini dimulai dengan maraknya cellular phone (handphone) di dunia yang pada mulanya hanya memberikan akses voice. Kemudian handphone dapat pula digunakan untuk mengirimkan data. Sebagai catatan, jumlah pengguna handphone di dunia (selain di Amerika Utara) sudah mengalahkan jumlah pengguna Internet. Di Indonesia sendiri, saat ini terdapat lebih dari 4 juta pelanggan handphone sementara hanya ada 1,5 juta pengguna Internet. Dengan kata lain, handphone lebih merasuk daripada Internet yang menggunakan jaringan yang fixed (wired). SMS merupakan salah satu aplikasi penting di dunia wireless, khususnya di Asia. Anda dapat lihat di jalanan, di kantor, dan dimana saja orang menekan tombol handphonenya untuk mengirim SMS. Jutaan SMS dikirimkan setiap harinya. Hal ini tidak terduga oleh operator wireless. Bahkan ada yang mengatakan bahwa SMS merupakan killer application di dunia wireless. Di sisi lain perangkat komputer mulai muncul dalam ukuran yang kecil dan portable. Personal Digital Assistant (PDA) seperti Palm, Handspring, Symbian, Windows CE mulai banyak digunakan orang. Perangkat ini tadinya bersifat standalone atau hanya memiliki fasilitas transfer data dengan menggunakan kabel serial (ke komputer) dan IrDa (infra red antar perangkat). Kemudian muncul perangkat yang memungkinkan komputer

berkomunikasi dengan menggunakan wireless LAN (seri IEEE 802.11) dan Bluetooth. Semakin marak dan laju perkembangan komunikasi data secara wireless.

Secara umum, tekonologi wireless dapat dibagi menjadi dua:

Cellular-based technology: yaitu solusi yang menggunakan saluran

komunikasi cellular atau pager yang sudah ada untuk mengirimkan data. Jangkauan dari cellullar-based biasanya cukup jauh.

Wireless LAN (WLAN): yaitu komunikasi wireless dalam lingkup area yang terbatas, biasanya antara 10 s/d 100 meter dari base station ke Access Point (AP).

Kedua jenis teknologi di atas tidak berdiri sendiri, melainkan memiliki banyak teknologi dan standar yang berbeda (dan bahkan terdapat konflik).

Contohnya:

Cellullar: GSM, CDMA, TDMA, CDPD, GPRS/EDGE, 2G, 2.5G, 3G,

UMTS

LAN: keluarga IEEE 802.11 (seperti 802.11b, 802.11a, 802.11g), HomeRF, 802.15 (Personal Area Network) yang berbasis Bluetooth, 802.16 (Wireless Metropolitan Area Network)

Kelihatannya akan ada konvergensi dari teknologi wireless dan juga dari perangkat pengakses informasi ini. Siapa pemenangnya? masih terlalu dini untuk diputuskan. Komunikasi wireless banyak disukai dikarenakan banyak keuntungan atau kemudahan, yaitu antara lain:

Kenyamanan dengan adanya fasilitas roaming sehingga dapat dihubungi dan dapat mengakses informasi dimana saja.

Komunikasi wireless memungkinkan pengguna bergerak dan tidak terikat pada satu tempat saja. Seorang eksekutif yang disopiri dapat

mengakses emailnya di mobilnya ketika jalan sedang macet. Seorang pekerja dapat membawa notebooknya ke luar dan bekerja dari halaman yang rindang.

Kecepatan dari komunikasi wireless sudah memasuki batas kenyamanan pengguna. Kecepatan ini masih akan terus meningkat.

Mulai muncul aplikasi yang menggunakan fasilitas wireless, seperti misalnya location-specific applications.

1 komentar:

  1. Terima kasih ya gan atas artikelnya, thanks for sharing :) inspiratif..!!!

    BalasHapus